Cara Tidur Nyaman Saat Terkena Asma Dan Tips Mencegahnya

Cara Tidur Nyaman Saat Terkena Asma Dan Tips Mencegahnya

Bonjovi Walkme – Asma adalah gangguan pernapasan umum yang sering mencegah orang tidur. Banyak orang dengan asma yang parah mengalami gejala seperti batuk, mengi dan sesak napas di malam hari. Akibatnya, Anda sering terbangun di malam hari. Kondisi ini disebut asma nokturnal. Hubungan antara asma dan masalah tidur saling terkait. Asma dapat menyebabkan masalah tidur dan masalah tidur juga dapat memperburuk gejala asma. Namun, jangan khawatir, Anda bisa mengikuti beberapa tips untuk tidur nyenyak saat asma.

Cara Tidur Nyenyak Saat Terkena Asma

Anda dapat melakukan ini dengan berbagai cara untuk tidur nyenyak selama asma Anda. Selain itu, Anda juga bisa mengurangi serangan asma di malam hari.

  1. Pastikan kasur dan bantal selalu bersih

Bersihkan kasur Anda secara teratur dan ganti seprai secara teratur. Hindari meletakkan barang-barang kotor seperti tas atau sepatu di dekat tempat tidur. Debu yang menempel di tempat tidur dapat memicu asma pada sebagian orang.

  1. Bersihkan ruangan secara teratur

Gunakan penyedot debu dengan filter HEPA (High Efficiency Particle Filter) untuk menangkap tungau dan kotoran lainnya dan lepaskan dari kamar tidur Anda. Cuci seprai dan gorden atau karpet secara teratur.

  1. Jangan tidur dengan hewan peliharaan

Jika Anda memiliki hewan peliharaan, jauhkan dari kamar. Ini membantu mencegah rambut dan bakteri dari hewan peliharaan Anda. Bulu hewan peliharaan Anda mungkin menempel di karpet atau tempat tidur Anda dan memicu asma.

  1. Pasang pelembab udara

Udara dingin memang lebih kering dan lebih berisiko bagi penderita asma parah. Pelembap atau pelembab dapat membantu Anda mempertahankan kelembaban di kamar Anda. Nah, debu dan bakteri tumbuh dengan baik di udara kering. Dengan demikian, meningkatkan kelembaban dengan menggunakan pelembab ruangan di kamar Anda dapat membantu mencegah tungau dan debu.

  1. Ciptakan suasana tidur yang nyaman

Matikan semua perangkat elektronik setidaknya 30 menit sebelum tidur. Matikan juga lampu di dalam ruangan dan gunakan lampu kecil sebagai lampu. Selain itu, Anda juga dapat mempertimbangkan melakukan meditasi intensitas tinggi atau berolahraga setidaknya satu jam sebelum tidur. Juga pastikan Anda jauh dari pemicu asma Anda. Dengan mengikuti tips ini, akan lebih mudah bagi Anda untuk mencegah serangan asma di malam hari dan tidur yang lebih baik.

  1. Angkat kepala Anda saat tidur

Jika Anda terserang flu atau sinus, tetap dalam kondisi rata dapat memperburuk infus hidung, yang dapat memicu serangan asma. Selain itu, jika Anda mengalami refluks asam lambung, posisi yang rata memungkinkan lebih banyak asam masuk ke tenggorokan Anda. Karena itu, saat tidur, Anda harus mengangkat kepala dengan bantal ganda atau tidur dengan bantal yang agak keras dan tebal.

  1. Minum obat asma sesuai anjuran dokter

Pada beberapa orang, obat asma harus diminum secara teratur, bahkan jika Anda tidak merasakan gejala serangan asma. Karena Anda tidak pernah tahu kapan serangan asma akan terjadi. Jadi, tetap disiplin untuk minum obat sesuai dengan saran dokter Anda. Dengan cara ini, tidur menjadi lebih baik bahkan dalam kasus asma.

Tips Untuk Mencegah Kambuhnya Asma

Tips Untuk Mencegah Kambuhnya Asma

  1. Biasakan bernafas melalui hidung

Saat melakukan aktivitas atau latihan yang berat, secara tidak sadar Anda bisa menarik dan mengeluarkan napas melalui mulut. Namun, ternyata metode ini dapat memicu kekambuhan asma. Mulut tidak memiliki rambut atau rongga sinus, seperti hidung, yang dapat menghidrasi udara yang masuk. Udara kering dan dingin yang memasuki paru-paru akan menyebabkan penyempitan saluran udara, yang akan mencegah Anda bernapas dengan benar. Ketika Anda terbiasa bernapas melalui hidung, Anda akan menjaga agar udara yang dihisap tetap hangat dan lembab, sehingga Anda dapat mencegah asma kambuh lagi.

  1. Gunakan peak flow meter

Gunakan peak flow meter adalah alat untuk melihat pergerakan dan fungsi paru-paru. Alat ini adalah salah satu rekomendasi para ahli untuk mengendalikan asma. Pengukur aliran canggih dapat dengan mudah digunakan di rumah. Cukup bernafas seperti biasa lalu buang napas ke dalam rongga alat ini. Semakin tinggi angka yang keluar dari flow meter, semakin banyak skor fungsi pernapasan Anda terkait dengan jumlah aliran udara di saluran udara. Ketika asma Anda didiagnosis untuk pertama kalinya, dokter Anda akan meminta Anda untuk menggunakan flow meter setiap hari selama 2 hingga 3 minggu. Sebagian besar rencana tindakan asma didasarkan pada pembacaan aliran puncak Anda. Berdasarkan bacaan ini, Anda dapat mengetahui tindakan apa yang perlu diambil untuk mengobati asma Anda.

  1. Minum obat teratur sesuai resep

Kami menyarankan Anda minum obat asma setiap kali meninggalkan rumah, untuk berjaga-jaga seandainya kambuh asma dapat terjadi kapan saja. Selain itu, coba minum obat teratur untuk mengendalikan asma dan jangan menghentikan dosis tanpa sepengetahuan dokter Anda, bahkan jika gejala asma Anda telah membaik.

  1. Hindari pemicu asma

Banyak faktor yang bisa memicu kambuhnya asma. Karena itu, penting untuk mengetahui apa yang bisa memicu kambuhnya asma Anda untuk menghindarinya. Secara umum, hindari asap rokok, debu, asap kimia, serbuk kayu, dan serbuk sari yang melekat pada pohon jika Anda menderita asma. Terhirup di paru-paru, dapat memicu kambuhnya asma.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *