Mengenal Teknologi Nano Lebih Dalam

Mengenal Teknologi Nano Lebih Dalam

Bonjovi Walkme – Saat ini kita sudah memasuki revolusi 4.0 dimana semuanya serba digital dan teknologi berkembang dengan pesat dalam segala bidang. Hal tersebut membuat semua orang harus peka terhadap sekitar dan jangan sampai tertinggal oleh kemajuan jaman tersebut. Dalam artikel ini, akan dibahas salah satu teknologi yang berkembang di segala bidang industri, yaitu teknologi nano.

Mengenal teknologi nano lebih dalam!

Anda pasti sudah pernah mendengar istilah teknologi nano. Teknologi ini merupakan sebuah teknologi yang berada pada skala nanometer atau sepermilyar meter. Teknologi canggih ini mulai populer di beberapa tahun terakhir ini. Teknologi ini disebut dengan nano karena melibatkan beberapa rekayasa partikel-partikel berukuran super kecil.

 

Istilah nano sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu kata Nanos. Maksudnya adalah nanos tersebut merupakan 10 sampai 9 dalam hitungan satu per satu milyar. Satu nanometer atau nm, sama dengan 10-9 meter. Dengan begitu, teknologi nano merupakan suatu teknologi yang melibatkan atom serta molekul dengan ukuran lebih kecil dari 1000 nanometer. Itu berarti ukurannya bisa mencapai sampai 100.000 kali lebih kecil daripada  diameter sehelai rambut manusia.

 

Teknologi nano memiliki potensi yang sangat besar dalam menjawab serta menyelesaikan berbagai masalah kompleks yang ada di dunia. Teknologi ini sangat berpengaruh dalam segala bidang. Seperti bidang kesehatan, masalah pangan, masalah lingkungan, masalah ekonomi, bidang komunikasi, bidang industri, bidang elektronika, bidang manufaktur, bidang informatika, bidang transportasi dan masih banyak lagi.

 

Prinsip yang digunakan dalam teknologi nano sudah banyak diterapkan dalam ukuran makro. Seperti contoh pada manusia yang hidup di zaman batu. Mereka selalu membuat berbagai peralatan serta perkakas dari bebatuan yang digerinda. Untuk membuat peralatan dari logam tersebut, manusia melebur terlebih dahulu bijih logam kemudian membentuknya menjadi berbagai peralatan. Semua proses yang telah dilakukan tersebut merupakan sebuah proses mengatur kembali susunan atau manipulasi atom-atom dari material alami yang ada di bumi. Tetapi, yang disusun ulang disini adalah tumpukan atomnya, bukan merupakan atom-atom secara individual.

 

Seiring berjalannya waktu, manusia terus mengembangkan teknik penyusunan ulang tumpukan atom tersebut. Sehingga ketepatannya semakin baik dan memiliki biaya produksi yang semakin murah. Penyusunan ulang atom-atom yang berada dalam teknologi nano dapat mencapai tahap penyusunan ulang struktur atom individual. Sehingga membuatnya bukan lagi sebagai tumpukan-tumpukan atom.

 

Pada tahun 1959, seorang penemu teknologi nano serta pemenang Nobel Fisika pada tahun 1965, Richard Feynman menyatakan bahwa atom-atom tidak dapat dimanipulasi sesuai keinginan kita. Father of Nanotechnology ini menambahkan bahwa kita masih belum berhasil melakukan hal tersebut karena kita terlalu besar sementara atom-atom tersebut terlalu kecil. Sehingga sangat sulit untuk diutak-atik susunannya. Yang terpenting dalam teknologi ini adalah mampu meletakan masing-masing atom pada tempat yang tepat. Sehingga akan terjadi interaksi antar atom sesuai keinginan kita.

 

Ada beberapa aspek yang sangat menarik dalam teknologi nano, salah satunya adalah self replication atau kemampuan duplikasi diri secara otomatis. Konsep ini hampir sama persis dengan konsep kemampuan reproduksi makhluk hidup. Perlu Anda ketahui bahwa sel-sel dalam tubuh memiliki kemampuan memperbaharui diri sehingga sel-sel tersebut rusak dan mati. Kemudian akan digantikan dengan sel yang baru dan sehat.

 

Mesin-mesin teknologi nano dirancang dan diprogram agar bisa memproduksi mesin nano lain yang merupakan replikanya. Hal tersebut berarti biaya produksi dapat ditekan dengan sangat rendah. Aspek tersebut sangat berpengaruh dalam dunia ekonomi di masa yang akan datang. Selain itu, kemampuan self replication tersebut tidak bisa beradaptasi dengan mudah seperti halnya makhluk hidup itu sendiri. Karena beradaptasi merupakan salah satu kemampuan unik makhluk hidup dan tidak bisa ditiru oleh mesin-mesin.

 

Teknologi nano mampu menghasilkan berbagai materi, bahan serta serat dengan kekuatan serta kualitas yang sangat baik. Kita dapat memproduksi bahan pangan secara sehat dengan melimpah. Sehingga dapat mengurangi krisis pangan yang sedang terjadi. Selain itu, kita juga bisa mengurangi pencemaran lingkungan dengan proses produksi yang tidak menghasilkan polusi.

 

Teknologi nano dapat dirasakan manfaatnya dalam segala bidang. Seperti pada bidang kesehatan, terdapatnya alat-alat bedah dengan presisi serta kualitas yang sangat baik. Selain itu, produksi robot-robot mungil akan bisa dilakukan dengan mudah di bidang kesehatan. Robot-robot tersebut akan berkeliaran di dalam tubuh yang berfungsi untuk membunuh virus-virus penyebab penyakit.

 

Manfaat teknologi nano di  bidang informatika dan komputer, Anda bisa menikmati adanya konputer quantum. Komputer tersebut mampu mengirimkan data dengan kecepatan yang sangat tinggi. Super komputer tersebut diciptakan dari chip yang sangat mungil namun mampu menyimpan data bandar togel jutaan kali lebih banyak dari komputer biasa. Karena ukurannya yang sangat kecil, Ansa hanya mampu melihat super komputer tersebut melaluo bantuan mikroskop cahaya.

 

Selain itu dalam bidang industri, teknologi nano mampu menciptakan pesawat ruang angkasa dari bahan komposit yang sangat ringan namun memiliki kekuatan seperti baja. Dengan bahan tersebut, kita bisa meproduksi mobil yang memiliki berat hanya 50 kg saja. Begitu pula dalam dunia fashion, teknologi nano mampu menciptakan mantel hangat yang sangat tipis serta ringan. Hal tersebut akan mulai trend di masa yang akan datang.

 

Demikian informasi mengenai teknologi nano yang dapat Anda ketahui. Teknologi tersebut memberikan banyak sekali manfaat yang dapat kita rasakan sekarang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *